Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya

Berita

Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.

banner
Kilat
16:00
CEO UniCredit mengatakan kemungkinan besar Bank Sentral Eropa akan mengakui bahwa bank Italia ini telah memperoleh kendali atas Commerzbank Jerman.
Orcel menyatakan pada Konferensi Tahunan CEO Mediobanca di Milan, Italia: "Saat ini, kemungkinan kami pada akhirnya diakui oleh Bank Sentral Eropa sebagai telah memperoleh kendali jauh lebih besar daripada kemungkinan tidak diakui."
15:55
Dana pensiun korporasi besar Jepang berencana mengalokasikan sekitar 1% pada aset kripto dan mengurangi eksposur yen.
Menurut ChainCatcher yang mengutip laporan dari CoinPost, dana pensiun perusahaan nasional Jepang berencana untuk memulai investasi dalam aset kripto pada tahun anggaran 2026, dengan porsi sekitar 1% dari total aset kelolaan (sekitar 21,3 miliar yen). Menurut laporan tersebut, alokasi aset dana untuk tahun fiskal 2025 adalah: yen Jepang 80%, dolar AS 15%, dan mata uang lainnya 5%. Namun, pada tahun fiskal 2026, porsi yen akan diturunkan menjadi 70%, dan porsi mata uang negara maju baru sebesar 10% akan ditambahkan. Sisanya 5% akan terdiri dari mata uang pasar berkembang, emas, dan aset kripto. Tujuan utamanya adalah untuk mendiversifikasi risiko mata uang. Direktur Eksekutif Operasional dana, Aiyuu Kiguchi, menyatakan bahwa karena sifat dolar AS sebagai mata uang acuan kemungkinan akan melemah, mereka memutuskan untuk tidak menambah porsi dolar AS, dan sebaliknya memilih aset kripto seperti Bitcoin sebagai alat lindung nilai terhadap depresiasi mata uang, karena Bitcoin memiliki korelasi yang rendah dengan indeks dolar AS. Setelah sekitar 6 tahun melakukan penelitian, dana tersebut menilai bahwa, seiring dengan bertambahnya jumlah investor, pasar kripto telah menjadi semakin matang. Ke depan, dana ini akan terus meneliti kemungkinan ekspansi investasi di aset kripto, termasuk dana yang melakukan perdagangan arbitrase pada berbagai aset kripto.
15:46
Presiden dan COO Blackstone Jonathan Gray menyatakan bahwa grup tersebut berencana untuk menginvestasikan hingga $30 miliar dalam bidang pusat data kecerdasan buatan di Jepang dalam tiga hingga lima tahun ke depan.
Langkah ini bertujuan untuk memanfaatkan permintaan infrastruktur besar yang muncul akibat pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan, serta semakin memperkokoh posisi BlackRock sebagai pemimpin di bidang investasi alternatif global. Jepang, dengan lingkungan politik dan ekonomi yang stabil, basis teknologi yang maju, serta dukungan pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur digital, sedang menjadi destinasi utama investasi pusat data global. Rencana investasi besar-besaran BlackRock ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas pengolahan data Jepang secara signifikan, tetapi juga menandakan bahwa arus modal global tengah mempercepat masuk ke jalur infrastruktur AI di Asia.Para analis menunjukkan bahwa investasi ini akan dilakukan secara bertahap, mencakup berbagai aspek seperti pembelian tanah, pembangunan fasilitas, pengadaan teknologi, dan pemeliharaan operasional. Dengan skala modal yang besar dan pengalaman manajemen aset yang luas, BlackRock diproyeksikan dapat membangun sebuah klaster pusat data AI yang kompetitif secara internasional di Jepang, sehingga memberikan dorongan kuat bagi transformasi digital di Jepang maupun seluruh kawasan Asia-Pasifik.
Berita