Berita
Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.

Analis: Harga XRP $10.000 pada 2026 Tidak Mungkin Terjadi. Ini Alasannya
TimesTabloid·2025/12/18 17:35
Aptos Mengusulkan Teknologi Tanda Tangan Tahan Kuantum Revolusioner untuk Memperkuat Keamanan Blockchain
Bitcoinworld·2025/12/18 17:29

Dompet Multisig Crypto Whale Kehilangan $27,3 Juta Akibat Kompromi Private Key
Coinspeaker·2025/12/18 17:20
Uniswap Mengadakan Pemungutan Suara untuk Pembakaran 100 Juta UNI dan Proposal Fee Switch Baru
Cryptotale·2025/12/18 17:17
XRP Bersiap untuk Terobosan Besar. Ini Sinyalnya
TimesTabloid·2025/12/18 17:08
Investor menganalisis data yang tertunda saat inflasi AS melambat tetapi tetap di atas target The Fed
Cryptonomist·2025/12/18 17:05
Pengajuan SUI ETF: Langkah Berani Bitwise untuk Adopsi Crypto Arus Utama
Bitcoinworld·2025/12/18 17:03
Prediksi Harga Bitcoin yang Mengejutkan: Benarkah BTC Bisa Mencapai $1,42 Juta pada Tahun 2035?
Bitcoinworld·2025/12/18 16:44
NEAR Didukung di Solana: Lompatan Revolusioner Lintas Rantai untuk Pengguna
Bitcoinworld·2025/12/18 16:29
Kilat
01:59
Pelacakan Tren Kontrak BerjangkaEkspektasi kebijakan Guinea tidak terpenuhi, stok bijih mineral perusahaan tetap melimpah, dan kontrak berjangka alumina turun selama empat minggu berturut-turut! Variabel apa yang akan memecah kebuntuan berikutnya? Klik untuk membaca.
01:56
Perusahaan induk CNBC, Versant Media, mengakuisisi platform teknologi olahraga Full Swing.Gelonghui, 7 Juli — Versant Media, perusahaan induk CNBC, telah sepakat untuk mengakuisisi platform teknologi olahraga Full Swing dengan nilai sekitar 530 juta dolar AS, guna memperluas pengalaman imersif, pelatihan, dan kemampuan data kinerja yang ditawarkan. Akuisisi tunai ini diperkirakan akan selesai pada paruh kedua tahun 2026, setelah itu Full Swing akan dimasukkan ke dalam platform digital dan portofolio bisnis Versant.
01:50
OCBC: Pelemahan yen dan kenaikan hasil obligasi Jepang dapat memicu volatilitas globalMenurut data Golden Ten Data pada 7 Juli, para ahli strategi OCBC Bank menyatakan bahwa dengan yen yang terus melemah serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang jangka panjang, Jepang masih mungkin menjadi sumber potensial volatilitas pasar global. Pandangan pasar bahwa kebijakan Bank of Japan tertinggal dari kurva semakin memperbesar tekanan depresiasi pada yen. Para ahli strategi memperkirakan bahwa investor kemungkinan akan memandang potensi kenaikan suku bunga di masa depan lebih sebagai dorongan arah kebijakan pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi, daripada semata-mata berdasarkan data ekonomi. Pelemahan yen lebih lanjut dapat membebani mata uang kawasan, terutama won Korea dan baht Thailand, namun OCBC Bank menilai risiko limpahan yang lebih besar berasal dari kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang jangka panjang. Hal ini kemungkinan sudah mendorong naik imbal hasil obligasi AS, Inggris, dan Jerman. Para ahli strategi menekankan bahwa jika imbal hasil obligasi Jepang terus naik, imbal hasil global kemungkinan juga akan terdorong lebih tinggi.
Berita